Akhirnya saya periksa ke dokter (lagi). Karena saya sudah lelah dengan batuk yang nggak kunjung sembuh ini…HUhuhu rasanya pengen ngegorok leher saya. Dan mama udah bawel nggak boleh minum dingin, makan rambutan, makan es krim…. argggghhh that`s my favorite,mom…
Dan antrian itu bertambah. Walaupun saya mendapat nomor urut 4,tapi lumayan lah untuk membuat pinggang saya encok. Ketika masuk giliran saya, saya duduk di depan sang dokter. Sang dokter bertanya apa keluhan yang saya rasakan. Saya menceritakan keluhan saya, dan Sang Dokter menyuruh saya untuk berbaring agar diperiksa (ditutul-tutul dada dan punggung saya).
Setelah saya cuma ditutul-tutul dengan Sang Dokter merem,,, momy nanya apa penyakit saya. Dan Sang Dokter bilang saya terkena bronkitis. Wah sama dengan penyakit adik saya beberapa bulan yang lalu,tapi adik saya sekarang sudah sembuh (pernyataan dia kena bronkitis dari dokter yang sama). Saya mendapat 3 macam obat yang bisa berhenti kalau batuk saya sudah berhenti, tapi ada 1 obat yang harus saya minum setiap hari selama 1 bulan setelah obat yang pertama habis….
Dan setelah searching tentang bronkitis,didapat:
Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru).
PENYEBAB
Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan (terutama) organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia).
Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun.
Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:
- Sinusitis kronis
- Bronkiektasis
- Alergi
- Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:
- Berbagai jenis debu
- Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
- Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
- Tembakau dan rokok lainnya.
GEJALA
Gejalanya berupa:
- batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
- sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
- sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu)
- bengek
- lelah
- pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
- wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
- pipi tampak kemerahan
- sakit kepala
- gangguan penglihatan.

Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.
Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.
Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.
Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi nafas mengik, terutama setelah batuk.
Bisa terjadi pneumonia.
DIAGNOSA
Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir.
Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernafasan yang abnormal.
Tapi so far saya hanya batuk-batuk dan semoga getting better soon. Yah semoga ini tidak mengganggu aktifitas saya…. Doakan saya ya…
dela 12:57 pm pada Maret 27, 2010 Permalink
agree with this damn traffic!!! angguk2…